Perilaku seseorang tergantung persepsi yang dia miliki. Begitu pula anak usia dini. Dia musti tau mengapa dia harus melakukan sesuatu. Dan sudah seharusnyalah orang tua memberikan motivasi-motivasi yang dilandaskan pada aqidah Islam, selalu menghadirkan motivasi agar selalu berbuat taat pada aturan Allah, karena memang aturan Alllahlah yang paling sesuai dengan fitrah manusia. Tidak bertentangan satu dengan yang lain. Maka itulah ia merupakan Rahmatan lil ‘Alaamiin.
Bunda bisa memaparkan keutamaan-keutamaan bangun subuh dan
juga mengapresiasinya dengan membangun konsep diri positif, seperti ia adalah
anak yang sholeh, selalu seperti itu.
Katakanlah anak muslim yang sholeh itu senang bangun subuh
untuk sholat. Katakanlah dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Katakanlah juga
bahwa begitu sayang bagi seseorang tidur atau mengerjakan hal-hal yang sia-sia setelah
sholat subuh karena ternyata nih salah satu waktu dikabulkannya doa adalah
waktu subuh.
Selain itu, ketika subuh maka malaikat malam bergantian
dengan tugas malaikat siang. Catatan amal kita selama semalam akan dilaporkan
kepada Allah. masyaaAllah, akan sangat sangat baiknya jika kita menutup amalan
kita di hari ini dengan kebaikan. Sehinggapun catatan amal siang kita dibuka
dengan kebaikan juga. Kita memperbanyak berdoa, berdzikir, dan membaca al Qur’an
setelah sholat subuh.
Dan tau gak, kalau hukum tidur setelah sholat subuh itu
ternyata makruh lho. Bahkan niiih... zaman Rasulullaah SAW para penyihir
biasanya meniupkan sihir-sihir mereka pada waktu subuh. Seram yah?. Maka,
insyaaAllaah bagi mereka yang senantiasa berdzikir dan beramal sholeh terntu
akan terhindar dari kejahatan sihir.
Jadiii, mulailah hari dengan kebahagiaan dan kebaikan. Tidak
bermalas-malasan karena anak muslim itu adalah anak yang seeenang bangun subuh.wallahu'alam.
semoga bermanfaat. :)
referensi:
Juz Amma Super, penerbit salamadani.
googling.
Juz Amma Super, penerbit salamadani.
googling.




0 komentar:
Posting Komentar